Rekomendasi 5 Rumah MurahTerjangkau di Sragen dengan Harga Mulai Rp150 Jutaan

Selasa, 27 Januari 2026 | 08:42:15 WIB
Rekomendasi 5 Rumah MurahTerjangkau di Sragen dengan Harga Mulai Rp150 Jutaan

JAKARTA - Mencari hunian dengan harga terjangkau masih memungkinkan dilakukan di sejumlah daerah di Jawa Tengah, salah satunya di Kabupaten Sragen. Dengan bujet mulai dari Rp150 jutaan, masyarakat sudah bisa memiliki rumah tipe sederhana yang cocok untuk keluarga kecil. Pilihan rumah murah ini tersebar di beberapa perumahan yang dikembangkan oleh pengembang anggota Himpunan Pengembangan Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra).

Berdasarkan data dari situs Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang) yang dikelola oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama BP Tapera, Selasa , 27 Januari 2026, terdapat setidaknya lima perumahan di Sragen yang menawarkan harga rumah mulai dari Rp150,5 juta. Setiap rumah memiliki spesifikasi bangunan yang relatif seragam, dengan dua kamar tidur, satu kamar mandi, serta luas tanah rata-rata 60 meter persegi.

Berikut rangkuman lima pilihan rumah murah di Sragen beserta spesifikasinya.

Griya Abi Sukowati: Hunian Rp150,5 Juta dengan Spesifikasi Standar

Perumahan pertama adalah Griya Abi Sukowati yang dikembangkan oleh Wijaya Abi Perkasa. Dalam situs SiKumbang, pengembang ini tercatat sebagai anggota Himpunan Pengembangan Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra).

Harga rumah yang ditawarkan adalah Rp150,5 juta dengan luas bangunan 30 meter persegi dan luas lahan 60 meter persegi. Di dalam unit rumah tersedia dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

Dari sisi konstruksi, bangunan menggunakan rangka atap baja dengan penutup genteng. Dinding rumah dibuat dari hebel yang telah diaci sehingga permukaannya lebih rapi. Untuk lantai, digunakan keramik, sedangkan fondasi bangunan memanfaatkan batu kali. Spesifikasi tersebut mencerminkan standar rumah sederhana yang dirancang untuk kebutuhan dasar hunian.

Griya Khalisa: Tipe Lebih Luas dengan Material Granit

Pilihan berikutnya adalah Griya Khalisa yang dibangun oleh PT Putra Bhina Karya. Pengembang ini juga tercatat sebagai anggota Himperra.

Harga unit di perumahan ini sama, yakni Rp150,5 juta. Namun, luas bangunannya lebih besar, mencapai 36 meter persegi, dengan luas tanah 60 meter persegi. Rumah ini dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

Untuk spesifikasi bangunan, atap rumah menggunakan rangka baja ringan dengan penutup metalroof. Dindingnya terbuat dari batu merah yang telah diaci dan dicat. Sementara itu, lantai menggunakan granit, dan fondasi bangunan memakai batu kali. Kombinasi material tersebut memberikan kesan rumah sederhana dengan kualitas yang cukup baik untuk kelas harga menengah bawah.

Griya Bhina Karya 7: Alternatif dengan Lahan Lebih Luas

Masih dari pengembang PT Putra Bhina Karya, tersedia perumahan Griya Bhina Karya 7. Harga rumah di kawasan ini ditetapkan Rp150,5 juta dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan sedikit lebih besar, yaitu 61 meter persegi.

Unit rumah ini juga terdiri dari dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Untuk konstruksi, atap menggunakan rangka baja ringan dengan penutup metalroof. Dinding dibangun dari batu merah yang diplester, diaci, dan dicat. Lantai rumah menggunakan kombinasi keramik dan granit, sedangkan fondasinya tetap menggunakan batu kali.

Dengan ukuran tanah yang lebih luas dibandingkan beberapa pilihan lain, perumahan ini bisa menjadi alternatif bagi pembeli yang menginginkan sedikit ruang tambahan di halaman rumah.

Grand Sultan Residence: Harga Lebih Tinggi dengan Spesifikasi Serupa

Selain rumah dengan harga Rp150,5 juta, terdapat juga perumahan dengan banderol sedikit lebih tinggi, yakni Grand Sultan Residence. Perumahan ini dikembangkan oleh PT Adhi Wijaya Karya yang juga merupakan anggota Himperra.

Harga unit di kawasan ini adalah Rp162 juta. Luas bangunan mencapai 36 meter persegi dengan luas lahan 60 meter persegi. Di dalamnya terdapat dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

Dari segi spesifikasi, bagian atap menggunakan rangka baja ringan. Dinding rumah terbuat dari batu merah, lantai menggunakan keramik, dan fondasi dibangun dari batu kali. Walau harganya lebih tinggi, konsep bangunan tetap mengusung rumah sederhana yang fungsional.

Griya Hasanah Residence 1: Opsi Rp166 Juta untuk Hunian Sederhana

Pilihan terakhir adalah Griya Hasanah Residence 1 yang dikembangkan oleh PT Salim Mukti Mandiri. Pengembang ini tercatat sebagai anggota Himperra dalam situs SiKumbang.

Harga rumah di perumahan ini adalah Rp166 juta dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 60 meter persegi. Rumah terdiri dari dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

Untuk spesifikasi bangunan, atap rumah menggunakan genteng, sedangkan dinding dibuat dari batu bata. Lantai menggunakan keramik, dan fondasi tetap mengandalkan batu kali. Dengan harga sedikit lebih tinggi, rumah ini tetap menyasar segmen masyarakat yang mencari hunian pertama dengan harga terjangkau.

Secara umum, kelima perumahan di Sragen tersebut menawarkan konsep rumah sederhana dengan spesifikasi yang relatif serupa. Perbedaannya terletak pada material bangunan, luas bangunan, serta harga yang bervariasi antara Rp150,5 juta hingga Rp166 juta.

Daftar ini menunjukkan bahwa peluang memiliki rumah dengan harga terjangkau masih tersedia, khususnya di daerah seperti Sragen. Informasi tersebut dapat menjadi referensi awal bagi masyarakat yang ingin membeli rumah pertama atau mencari hunian dengan bujet terbatas, khususnya melalui program perumahan yang tercatat di sistem resmi pemerintah.

Terkini