Kapolri Buka Peluang Polwan Pimpin Polri di Masa Mendatang

Kapolri Buka Peluang Polwan Pimpin Polri di Masa Mendatang
Kapolri Buka Peluang Polwan Pimpin Polri di Masa Mendatang

JURNALNESIA.ID — Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka kemungkinan seorang perwira polisi wanita menduduki kursi Kapolri pada masa mendatang. Pernyataan itu disampaikan di hadapan 450 peserta konferensi kepolisian internasional di Nusa Dua, Bali, yang diikuti delegasi dari 43 negara.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan posisi puncak kepolisian RI terbuka bagi polwan. Pernyataan itu muncul dalam The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 di The Westin Resort Nusa Dua, Badung, Bali.

Menurut Sigit, setiap polwan harus mendapat kesempatan setara untuk berkembang dan mencapai jenjang kepemimpinan tertinggi. Ia menyinggung sejumlah negara yang sudah lebih dulu menempatkan perempuan di posisi kepala kepolisian.

Negara yang Sudah Dipimpin Perwira Perempuan

Sigit menyebut Australia, Belanda, dan Barbados sebagai contoh negara yang telah memberi ruang bagi perempuan memimpin institusi kepolisian. Ia menilai hal serupa bukan kemustahilan bagi Korps Bhayangkara.

"Suatu hari nanti, Polri mungkin dipimpin oleh seorang perwira polisi perempuan, seperti yang telah ditunjukkan oleh negara-negara mitra kami, termasuk Australia, Belanda dan Barbados," ujar Sigit dalam bahasa Inggris.

Pernyataan itu ia sampaikan di forum yang mempertemukan aparat kepolisian dari berbagai negara. Forum ini menjadi ajang berbagi pengalaman soal kepemimpinan perempuan di sektor keamanan.

Indonesia Kirim Delegasi Terbesar

Konferensi di Badung itu diikuti 450 peserta dari 43 negara. Indonesia mengirim delegasi terbesar dengan 164 peserta, jauh di atas Tanzania yang menempatkan 48 orang.

Kanada menyusul dengan 36 peserta, Amerika Serikat 19 peserta, Inggris 18 peserta, dan Australia 16 peserta. Kehadiran delegasi besar RI menegaskan posisi Polri sebagai aktor aktif dalam jaringan kepolisian internasional.

Dorongan Sigit agar polwan menembus posisi strategis bukan sekadar retorika forum. Ia meminta jajarannya menyiapkan jalur karier yang membuka akses perempuan ke jabatan-jabatan kunci di kepolisian.

Hingga kini, sejumlah polwan telah menduduki jabatan strategis seperti kapolda dan pejabat utama di markas besar. Namun kursi Kapolri belum pernah diisi perwira perempuan sepanjang sejarah Polri.

Konferensi IAWP sendiri rutin digelar untuk memperkuat peran perempuan di institusi penegak hukum. Bali menjadi tuan rumah pertemuan tahun ini, dengan Indonesia berperan sebagai penyelenggara utama.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index